Kami siap membantu anda dalam pengembangan software dan melakukan metodologi.
Metodologi pengembangan software ini muncul karena adanya beberapa alasan antara lain ;
1.
susahnya melakukan prediksi apa saja yang bakal terjadi selanjutnya
dari proyek pengambangan software karena tuntutan kebutuhan user yang
selalu berubah.
2. kesulitan untuk dapat melakukan pendefinisian secara utuh kebutuhan user dari sebuah proyek
3. tuntutan lingkungan bisnis yang sangat dinamis.
Kent Bect telah memberikan beberapa sila dari manifesto pengembangan software menggunakan metodologi ini :
1. kemampuan individual dan interaksi lebih diutamakan daripada proses dan tools
2.
working software lebih diutamakan daripada sekedar dokumentasi. Working
software merupakan hasil yang ingin dicapai dari sebuah pengembangan
sistem.
3. kolaborasi dengan user lebih diutamakan daripada negosiasi dan kontrak.
4. memberikan respon di setiap perubahan yang diinginkan user daripada mengikuti rencana pengembangan awal.
Filosofi dari metodologi ini lebih didasarkan pada :
1. kepuasan pelanggan adalah yang nomer satu!
2. sedapat mungkin melakukan delivery software sedini mungkin, namun bukan prototipe.
3. biasanya merupakan tim kecil yang memiliki motivasi yang tinggi.
4. meminimalisasi dokumentasi dari pengembangan, namun tidak dihilangkan sama sekali.
5. jadikan keseluruhan pengembangan sesederhana mungkin.
Intinya
sih, pada metodologi ini, user harus dilibatkan dalam tim pengembangan
(kalo bisa) sehingga bisa sedini mungkin jika terdapat perubahan dapat
langsung direspon dengan baik. Kadang pula batasan antara customer dan
developer dihilangkan. Ini penting, karena agar muncul kerjasama yang
baik antara pengembang dan pengguna software itu sendiri.
Namun,
karena tujuan awalnya adalah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, tak
jarang metodologi ini jadi tak bisa efektif diterapkan. Proyek bakalan
tidak bisa selesai-selesai. Lha wong, yang namanya customer kan maunya banyak
Agar efektif maka penerapan metodologi ini harus didasarkan pada tiga kunci asumsi yaitu :
1. diterapkan kepada situasi yang sangattttttt susah diprediksi.
2. perancangan dan pengembangan adalah satu kegiatan yang interleaved. (konstruksi digunakan untuk membuktikan desain)
3. analisa, perancangan dan testing tidak bisa diprediksi sesuai dengan rencana yang seharusnya.
Ada
sedikit pertanyaan yang menggelitik, karena metodologi ini lebih banyak
ditujukan untuk secepat mungkin merespon setiap perubahan, maka tak
jarang pekerjaan jadi lebih panjang dari waktu yang diharapkan dan
tidak bisa diprediksi kapan selesainya. Bagaimana dengan pola kerjasama
dengan user? Jelas tidak bisa menggunakan konsep kontrak proyek selesai
putus. Memang ada beberapa hal yang bisa diusulkan, salah satunya
adalah metoda outsourcing pengembang software dalam jangka panjang (1
tahun, 2 tahun dst). Hal ini bisa lebih efektif. Namun untuk pekerjaan
dalam lingkungan pemerintahan, hal ini agak sulit dilakukan,
mengingat sebelum pekerjaan di tenderkan, tentunya sudah disiapkan TOR
atau kerangka acuan kerja yang sejelas mungkin padahal bisa jadi saat
pekerjaan dilaksanakan banyak perubahan terjadi disana sini nggak
sesuai KAK awal. Apakah kita sebagai pengembang masih bisa menerapkan
metodologi ini? Atau kita bersikap kaku aja? Atau, bagaimana dong?
Mengingat
betapa dituntut sedemikian responsipnya metodologi ini, maka gak bisa
main-main untuk menyusun tim pengembang. Kriteria-kriteria sbb harus ada dalam
anggota tim tsb :
1. Kompetensi --> spesific software skill
2. Fokus pada delivery
3. Bisa berkolaborasi dan komunikasi yang baik dengan user dan bisnis manager.
4. Memiliki kemampuan decision making yang baik, terutama untuk teknis dan project issue pada situasi2 yang tidak jelas.
5. Memiliki sikap kepercayaan dan respek yang tinggi, dan menyadari bahwa tim memiliki tujuan yang sama.
6. Memiliki kemampuan untuk bisa mengatur diri sendiri
Beberapa langkah pengembangan software menggunakan metodologi ini adalah :
1. Customer communication --> contoh : user akan bercerita (user stories)
2. Planning
3. Modeling
4. Construction
5. Delivery
6. Evaluation
Untuk melakukan semua itu kami siap untuk memberikan solusinya.
Anda bisa menghubungi kami.