Sering
saya ditanya mengenai networking. dan kebanyakan dari mereka bertanya
tanpa pernah memperhatikan sesuatu dari yang bersifat mendasar. Maka
dari itu saya hanya akan menguraikan beberapa pertanyaan berserta
jawabannya. Sesuatu yang mendasar dan sangat perlu di ketahui oleh
seorang pemula di bidang networking termasuk saya sendiri.
Rivan : “mas internet networking itu apa sih ??”
Tatang : Sebenernya Internet
Networking itu kalau di indonesiakan artinya ya jaringan internet. Itu
adalah salah satu jaringan komunitas yang saling berkaitan yang
terangkai untuk perpindahan data maupun rankaian2an yang lain. Melalui
protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP dan beberapa PORT jika
di lihat dari sisi tehnis-nya. Gitu loh pak Roy ..
Rivan : “tadi anda bilang NCP TCP/IP dan Juga PORT bisa anda sebutkan definisi nya ??”
Tatang : wah mas Rivan ini jarang buka om google yah .. tapi tak apalah .. beginih loh mas Rivan .. NCP ituh “Network Comunication Protokol” atau bisa di bilang protocol network.. sedangkan TCP/IP “Transmission Control Protocol”
NCP dan TCP/IP itu fungsinya sama yaitu “penyambung”. TCP/IP umumnya
digunakan ketika protokol lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer
data. TCP/IP itu bagaikan sebuah gerbang penyambung yang mengikirimkan berbagai datagram-datagram IP yang telah terengkrip sebelumnya. PORT bisa di asumsikan sebagai pintu service
port mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server
dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah
klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Ciri2 port
adalah bilangan 16 angka (2 byte). Bingung kan ????
Rivan : “saya pernah mendengar tentang IP atau Alamat IP.. nah sekarang bisa di definisikan apa itu IP address??”
Tatang : IP itu kependekan dari “Internet Protocol”
berfungsi sebagai alamat di internet yang terdiri atas kumpulan angka
sebanyak 32 bit fungsi nya adalah agar setiap pengguna internet dapat
saling mengakses dan terhubung secara teratur dengan angka tersebut.
Rivan : “bagaimana saya dapat mengetahui IP Address saya ??”
Tatang :
untuk mengetahui IP address anda, baik untuk LAN ( Local area network )
anda dapat menggunakan utility seperti WinIPCfg.exe maupun
IPConfig.exe. di command property atau lebih di kenal dengan sebutan
MS-DOS.
Windows 95/98/ME:
1. Klik pada Start dan pilih run.
2. Pada dialog box Run, ketik WINIPCFG dan klik OK.
3. suatu IP Configuration box akan muncul dengan informasi alamat IP didalamnya.
Windows 2000
1. Klik pada START, kemudian pilih Programs, lalu pilih Accessories, dan pilih Command Prompt.
2. Pada Command Prompt ketik "ipconfig/all" dan tekan tombol ENTER.
Windows NT/XP
1. Klik pada START, kemuidan pilih Command Prompt atau MS-Dos Prompt.
2. Pada Command Prompt ketik "ipconfig/all" dan tekan tombol ENTER.
Mohon maaf kalau VISta sama MAC saya belum publish hehehehe.. maklum sayah masih belajar2 juga …
Rivan : “kalau mengetahui IP address orang lain bagaimana ??”
Tatang :
wah .. sebenernya mas rivan .. agak susah sih untuk sekedar mengetahui
alamat IP seseorang. Untuk beberapa orang seperti hacker, mendapatkan
IP Address orang lain adalah suseatu yang sangat “keren”. Sesuatu yang
sangat dibutuhkan untuk memasuki sistemnya. Jadi pada dasarnya
menyembunyikan IP Address anda dari para hacker itu sangat disarankan.
Nah ini yang akan saya bahas .. maksudnya agar anda dapat tahu cara
hacker mencoba masuk ke system anda .. tapi ini masih dasar loh ..
masih banyak yang dapat dilakukan oleh mereka.
Ini
sayah beritahukan tentang suatu program dasar yang di berikan sama si
windows untuk mengetahui IP address yang di gunakan para hack … program
ini menggunakan MS-DOS dengan utilitynya yang bernama netstat.
NETSTAT
Pihak
Microsoft mungkin secara tidak sengaja membuat sebuah utility yang
sangat berguna yang bisa di pakai hingga saat ini namun sayangnya
utility ini tidak mudah digunakan oleh pemakai pemula. Atau, mungkin
mereka tidak sadar telah memasukkan utility ini kedalam direktori
Windows tetapi lupa untuk mengimplementasikannya.
Perintah ‘Netstat’ dapat diakses melalui prompt command line.
C:\cd windows
C:\windows>Netstat
CATATAN:
Pada Normalnya, dan seharusnya, DOS dibuka dengan direktori defaultnya
adalah Windows, untuk anda yang direktori defaultnya yang bukan
Windows, petunjuk diatas bisa membantu.
Sebelum
kita mulai, anda perlu mengerti bagaimana persisnya perintah Netstat
digunakan. Perintah ini secara defaultnya digunakan untuk mendapatkan
informasi koneksi apa saja yang sedang terjadi pada sistem anda (port,
protocol, yang sedang digunakan, dll ), data yang datang dan pergi dan
juga nomor port pada remote sistem dimana koneksi terjadi. ‘Netstat’
mengambil semua informasi networking ini dengan membaca tabel routing
dari kernel yang berada pada memori.
Berdasarkan RFC pada Internet Tool Catalog, ‘Netstat’ didefinisikan sebagai:
‘Netstat
adalah suatu program yang mana mengakses jaringan yang berkaitan dengan
struktur data didalam kernel, serta menampilkannya dalam bentuk format
ASCII di terminal. Netstat dapat mempersiapkan laporan dari tabel
routing, koneksi "listen" dari TCP, TCP dan UDP, dan protocol manajemen
memori.’
Setelah
kita mengerti apa yang dimaksud dengan Netstat dan segala sesuatu yang
berkaitan dengannya, sekarang saatnya untuk mulai mengunakannya. Sesaat
setelah anda mengaktifkan MSDOS, anda dapat membaca MSDOS help tentang
Netstat dengan memberikan perintah berikut :
C:\WINDOWS>netstat /?
Menampilkan statistik protocol dan koneksi jaringan TCP/IP yang sekarang
NETSTAT [-a] [-e] [-n] [-s] [-p proto] [-r] [interval]
-a Menampilkan semua koneksi dan port yang sedang listening. (koneksi sisi Server secara normal tidak ditampilkan).
-e Menampilkan statistik Ethernet. Hal ini dapat dikombinasikan dengan option -s.
-n Menampilkan alamat dan nomor port dalam format numerik.
-p proto Menampilkan koneksi untuk protocol yang ditentukan dengan proto; proto dapat berupa tcp atau udp. Jika digunakan dengan
-s option untuk menampilkan statistik per-protocol, proto dapat berupa tcp, udp, atau ip.
-r Menampilkan isi dari tabel routing.
-s Menampilkan statistik per-protocol. Secara defaultnya, statistik ditampilkan untuk TCP, UDP dan IP; untuk -p
option dapat digunakan untuk menentukan suatu subset secara defaultnya.
interval Menampilkan kembali statistik dengan sejumlah detik interval antar tampilan. Tekan CTRL+C untuk
menghentikan tampilan statistik. Jika diabaikan, netstat akan mencetak informasi configurasi yang sekarang.
Bagaimanapun, help yang disediakan oleh MSDOS, hanya dapat digunakan sebagai acuan, dan tidaklah mencukupi untuk pemakai pemula.
Kalau
begitu mari kita coba perintahnya satu per-satu dan melihat bagaimana
hasilnya dan juga mengerti apa sebenarnya yang terjadi ketika kita
menjalankan perintah perintah tersebut.
Pertama, kita akan memulai dengan perintah Netstat dengan argumen -a.
Sekarang,
option ‘–a’ digunakan untuk menampilkan semua koneksi yang sedang
terbuka pada mesin lokal. Hal tersebut meliputi sistem remote dimana
koneksi tersebut terjadi, nomor port koneksi tersebut (juga yang pada
mesin lokal) dan juga tipe serta status dari koneksi tersebut.
Sebagai contoh,
C:\windows>netstat -a
Misalnya kita mengambil satu baris dari tampilan diatas dan melihat apa yang terdapat didalamnya:
Proto Local Address Foreign Address State
TCP 192.168.0.25 :1051 ESTABLISHE
Address State
TCP localhost :netbios ESTABLISHE dan seterusnya …
Dari hal diatas dapat kita ketahui :
Protocol: Transmission Control Protocol atau TCP, UDP User Datagram Protocol atau bahkan, IP Internet Protocol.
Local System Name: SERVER Ini adalah nama dari sistem properties yang anda tentukan pada waktu setup Windows.
Local Port yang sedang terbuka dan digunakan oleh koneksi adalah: 1051
Remote System: sip43.voice.re2.yahoo.com adalah bentuk non-numerik dari sistem dimana kita terkoneksi.
Remote Port: ftp adalah nomor port pada sistem remote sip43.voice.re2.yahoo.com yang terkoneksi pada computer kita.
State of Connection: ESTABLISHED
‘Netstat’
dengan menggunakan argumen ‘–a’ digunakan untuk mendapatkan daftar dari
port yang terbuka pada sistem anda, misalnya pada sistem local. Hal ini
dapat berguna untuk memeriksa apakah pada sistem anda ada terinstalasi
trojan atau tidak. Banyak antivirus yang baik dapat mendeteksi
kehadiran trojan, tetapi, sebagai seorang hacker tidak perlu software
yang memberitahukan kepada kita. Disamping itu, adalah lebih menarik
untuk mengerjakan sesuatu secara manual dibandingkan dengan klik pada
tombol ‘Scan’ agar software melakukannya. Berikut ini ada beberapa
daftar dari Trojan dan nomor port yang digunakan oleh mereka. Coba
lakukan Netstat dan jika anda mendapatkan port berikut dalam keadaan
terbuka, anda harus berhati-hati atau anda akan terinfeksi oleh virus
tersebut :
Port 12345(TCP) Netbus
Port 31337(UDP) Back Orifice
Port 8180 (TCP) Depnic
Port 8080 (TCP) Lan Area
Akan
tetapi, Port 12345 biasanya merupakan jenis service tertentu yang
berjalan pada computer anda. Pada kenyataannya ada beberapa RFC
menggunakan Nomor Port diatas 1000 misalnya RFC 1700.
Sebenarnya,
nomor port diatas 1000 digunakan oleh sistem anda untuk melakukan
koneksi ke komputer remote. Sebagai contoh, misalnya browser anda ingin
membuat suatu koneksi dengan http://cimahi-one.com
apa yang akan dilakukannya ?, secara acak akan diambil suatu nomor port
diatas 1000, membuka dan mengunakannya untuk berkomunikasi dengan
server website tersebut tersebut, seperti port 12345 atau 1024 (1024
port yang terkenal sering di lewati oleh trojan).
Perintah
Netstat –n pada dasarnya merupakan tampilan bentuk numerik dari hasil
perintah dengan Netstat –a. Sesuatu perbedaan yang paling pokok adalah
bentuk tampilan alamat dari sistem local dan remote adalah bentuk
numerik (Dalam hal ini –n) yang pada tampilan sebelumya adalah
non-numerik (-a).
Perhatikan contoh berikut ini untuk suatu pengertian yang lebih baik:
C:\>netstat –n
Walaupun keduanya memberikan hasil yang sama, tetapi disana ada beberapa perbedaan yang pokok: -:
Yaitu : IP Address ditampilkan secara numerik.
Saya
tidak yakin, tetapi setelah mencobanya berulang-ulang, Netstat –n
nampaknya tidak mengembalikan informasi untuk koneksi non-TCP. Jadi
koneksi UDP tidak ditampilkan.
Sejauh
ini baik dengan argumen ‘-a’ maupun ‘-n’, kita melihat bahwa koneksi
yang dikembalikan atau ditampilkan pada layar, bukanlah protocol
tertentu. Maksudnya koneksi dari TCP, UDP ataupun IP ditampilkan secara
keseluruhan. Bagaimanapun jika anda ingin melihat koneksi yang
berkaitan dengan UDP, anda dapat melakukannya dengan menggunakan
argumen ‘-p’.
Format umum dari perintah Netstat dengan argumen ‘-p’ adalah sebagai berikut:
Netstat –p xxx
Dimana
xxx dapat berupa UDP atau TCP. Pemakaian argumen ini akan lebih jelas
dengan contoh berikut, yang mana akan mendemonstrasikan bagaimana
menampilkan koneksi TCP saja.
C:\>netstat -p tcp
Hal
ini pada dasarnya tidak ada bedanya, hanya berupa variasi dari perintah
‘-a’ and ‘-n’. seperti yang di atas selanjutnya mari kita melihat
argumen lain yang berkaitan dengan ‘netstat’. Sekarang, kita akan
mencoba option ‘-e’ dari ‘netstat’. Mari kita lihat apa yang akan
dikembalikan oleh DOS, ketika perintah ini diberikan:
C:\>netstat -e Memang
sering kali angka data dari paket yang dikirim dan diterima tidak
ditampilkan dengan benar oleh kesalahan tertentu atau modem yang tidak
kompatibel. Sekarang kita telah sampai pada argumen yang terakhir dalam
kaitannya dengan perintah Netstat, argumen ‘-r’. Argumen ini jarang
digunakan dan agak sulit dimengerti.
C:\windows>netstat –r
Semoga
apa yang baru saja kita pelajari benar2 menjadi sesuatu bermanfaat bagi
kita maupun orang lain. Apabila ada banyak kekurangan mohon berikan Comment. Terima kasih.