Intranet merupakan sebuah ungkapan yang sudah tidak asing bagi
mereka yang berkecimpung di dunia komputer dan telekomunikasi atau
internet. Intranet merupakan sebuah jaringan internal perusahaan yang
dibangun berdasarkan teknologi internet yang didalamnya menggunakan
arsitektur berupa aplikasi web dan teknologi komunikasi data. Melihat
dari maksudnya, maka intranet sebenarnya adalah website yang tunggal.
Dalam segi penggunaan, secara geografis atau implementasi, intranet
bekerja secara luas dan maksimal seperti dengan internet. Namun
intranet terbatas dalam hal privilige dan hak akses pemakainya. Jelas
bahwa intranet datang sesudah internet. Pada dasarnya intranet
menggunakan teknologi internet. Perbedaannya antara lain :
- hanyalah pada penggunaan firewall bagi jaringan lokal yang terkoneksi ke internet, untuk melindungi aset sistem informasi dari serangan pihak luar.
- hal lain yang membedakan adalah dari sisi pengguna. Intranet
ditujukan bagi kalangan dalam organisasi itu sendiri, sementara
informasi pada internet ditujukan pada kalangan luas (publik).
- beda yang significant adalah alamat IP yang digunakan. Dalam
kesepakatan Internet, sebuah Intranet (jaringan private) dapat
menggunakan alamat IP dalam daerah 192.168.x.x atau 10.x.x.x. IP
192.168 & 10 sama sekali tidak digunakan oleh Internet karena
memang dialokasikan untuk keperluan Intranet saja.
Proses pengkaitan ke dua jenis jaringan yang berbeda ini dilakukan
secara sederhana melalui sebuah komputer atau alat yang menjalankan
software proxy di atas. Jadi pada komputer yang berfungsi sebagai
perantara ini, selalu akan mempunyai dua interface (antar muka),
biasanya satu berupa modem untuk menyambung ke jaringan Internet, dan
sebuah Ethernet card untuk menyambung ke jaringan IntraNet yang
sifarnya private.
Untuk menghubungkan ke dua jaringan yang berbeda ini, yaitu
Internet & IntraNet, perlu dilakukan translasi alamat / IP address.
Teknik proxy / Network Address Translation sendiri sebetulnya sederhana
dengan menggunakan tabel delapan kolom, yang berisi informasi:
- Alamat IP workstation yang meminta hubungan.
- Port aplikasi workstation yang meminta hubungan.
- Alamat IP proxy server yang menerima permintaan proxy.
- Port aplikasi proxy server yang menerima permintaan proxy.
- Alamat IP proxy server yang meneruskan permintaan proxy
- Port aplikasi proxy server yang meneruskan permintaan proxy.
- Alamat IP server tujuan.
- Port aplikasi server tujuan.
Dengan cara ini, paket dengan informasi pasangan alamat IP:port
dari workstation user yang meminta servis pasangan alamat IP:port
server tujuan bisa diganti agar server tujuan menyangka permintaan
servis tersebut datangnya dari pasangan alamat IP:port proxy server
yang meneruskan permintaan proxy. Server tujuan akan mengirimkan semua
data yang diminta ke pasangan alamat IP:port proxy server yang
meneruskan permintaan proxy � yang kemudian meneruskannya lagi ke
pasangan alamat IP:port workstation pengguna yang menggunakan alamat IP
192.168.x.x.
Jika kita lihat secara sepintas, sebetulnya teknik proxy ini
merupakan teknik paling sederhana dari sebuah firewall. Kenapa? Dengan
teknik proxy, server tujuan tidak mengetahui bahwa alamat komputer yang
meminta data tersebut sebetulnya berada di balik proxy server &
menggunakan alamat IP private 192.168.x.x.
Fakta bahwa perkembangan di dunia internet dapat diimplementasikan
langsung dalam intranet, membuat intranet berkembang pesat dan populer
sejalan dengan perkembangan internet.
Implementasi intranet :
Fungsionalitas dan kinerja intranet sangat mendukung pola atau
sistem kerja yang cepat dan kolektif. Implementasi dan karakteristik
intranet meliputi antara lain jadwal perorangan dan kelompok (personal
and group scheduling), pesan diterima ketika keluar, manajemen
informasi bagi perorangan dan kelompok, dan transfer dokumen secara
langsung.
Alasan penggunaan intranet bagi perusahaan :
- komunikasi antar pegawai menjadi lebih baik.
- biaya pengembangan dan perawatan yang lebih murah dibanding teknologi client server biasa.
- keinginan untuk menaikkkan rasa kepemilikan data, dan tanggung jawab pengguna.
- mudah digunakan dan sederhana. Dalam hal ini kemudahan dalam akses pada berbagai sumber yang menarik dari internet.
- mudah mendistribusikan progam aplikasi ke user.
Umumnya terdapat dua penggunaan dari intranet ditinjau dari pertimbangan teknologi :
- suatu server pribadi yang dihubungkan secara langsung ke internet (biasanya melalui pagar pengaman).
- Virtual private internet (VPI = internet pribadi maya) dengan
memanfaatkan infrastruktur jaringan perusahaan tapi dibangun oleh
penyedia jasa luar. Biasanya dengan menggunakan server setempat.
Di dalam suatu organisasi, intranet banyak digunakan untuk :
- human resource personal services.
- material and logistic services, seperti penyedia ruangan, barang dan lainnya.
- information system services, dan lain-lain.
Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama seperti internet, antara lain :
- aplikasi browser,
- komputer server,
- perangkat jaringan,
- protokol TCP/IP,
- bahasa pemrograman,
- komputer client, dan
- perangkat bantu pengembang (development tool) untuk manajemen jaringan lokal.
Model dari intranet :
1. model tersentralisasi
pada model ini hanya ada satu Web Server yang dikelola khusus oleh
unit khusus dari organisasi tersebut. Seluruh web page (dokumen, form,
dan lain-lain) didesain secara terpusat sehingga apabila ada perubahan
tampilan dokumen harus dimintakan kepada unit pengelola. Kelebihan
model ini adalah adanya bentuk dokumen yang tetap dan standar,
memudahkan melakukan administrasi sistem karena hanya ada satu komputer
yang berfungsi sebagai server. Kekurangannya adalah sistem ini kurang
terdistribusi (tak ubahnya seperti sistem sentralisasi tradisional),
pengembangan secara sentralisasi akan lambat pelaksanaannya karena
faktor birokrasi, bila komputer server mengalami kerusakan, maka
seluruh dokumen dan sistem menjadi tidak bekerja.
2. model desentralisasi
model ini, setiap anggota organisasi boleh mensetup Web Server dan
meletakkan informasi. Pemasangan web server bisa dilakukan pada
berbagai jenis mesin, baik PC, Mac, ataupun Unix. Kelebihannya adalah
user yang mensetup mesin adalah orang yang paling mengetahui tentang
informasi di bidangnya, orang yang memiliki informasi dengan cepat
dapat memberitahu informasi tersebut. Kelemahan model ini adalah bahwa
karena terlalu mudah diinstal maka cenderung menjadi tidak
terorganisasi dengan baik.
3. model campuran.
Model ini merupakan model campuran dari model tersentralisasi dan model desentralisasi.
Software untuk intranet ini sudah dipackage yang terdiri dari.
Apache 2.x , PHP 5.x , Mysql 5.0.67 dan Database manager untuk pengelolaannya.
Adapun Manfaatnya anda bisa membawa kemana-mana Software Webservernya beserta database dan aplikasinya dengan menggunakan Flash Disk, databasenyapun dapat diakses langsung oleh komputer yang terhubung dengan komputer. Databasenyapun tidak akan bentrok dengan database yang sudah diinstall seperti SqlServer maupun Oracle. Databasenya juga Bisa diakses langsung oleh pemrograman VB ,Delphi maupun Java lewat jaringan.
Maaf filenya Tidak bisa anda download secara gratis.
Bila anda menginginkannya anda bisa menghubungi kami. Harga Rp. 350,000,- . Bila
anda berada daerah bandung dan cimahi anda bisa datang langsung ke
alamat kami dan bila anda diluar itu kami akan mengirimkannya lewat POS.
Ditambah File Open source/Commercial dengan PHP. Plus Sample CMS Siap Pakai. ini Cocok untuk Membangun atau membuat Website untuk Toko Online, Instansi, Perusahaan, atau Sekolah bisa dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Yang nantinya anda bisa menjadi Web Developer.
Sebelum anda mempubublish ke Internet anda bisa mencoba terlebih dahulu di DiServer Portable ini, ini salah satu contoh menggunakan CMS Joomla di Flashdisk Caranya :
1. Colokin Flasdish kekomputer nanti kedetect Drive E:\ atau F:\
2. Buka Folder yang ada diFlashdisk F:\ServerT Jalankan ServerT dan dbMysql (Executable File)
3. unzip Joomla v1.5.10.zip ke folder F:\ServerT\htdocs\
4. Buka Web Browser (IE atau Mozilla firefox), terus buka alamat http://localhost/
5. install joomla
6. Hapus folder F:\ServerT\htdocs\installation\
7. Buka Web Browser (IE atau Mozilla firefox), terus buka alamat http://localhost/administrator/
8. enter administration login, then goto Global Configuration
9. register in the front-end
10. Selesai dech penyetingannya mudahkan.
Selamat Menikmati.
5-17-2010 at 1:42am
Aku suka